TANDA ANAK TERKENA FLEK

Bayi dan anak usia 1-12 tahun sering terserang penyakit paru-paru. Flek paru dikenal orangtua sebagai penyakit pernafasan yang menyerang balita dan anak-anaknya.

Flek paru atau penyakit TBC dapat ditularkan dari pembawa bakteri Mycobacterium Tuberculosis, air liur yang keluar pada saat balita dan anak batuk dan bersin. Dunia medis menggunakan kata flek atau bercak paru-paru untuk menutupi abnormality pada organ pernapasan hasil photo rontgen dan memperhalus istilah TBC / tuberculosis

Penyebab TBC Paru Pada Bayi

Balita dan anak yang tinggal dalam lingkungan tidak bersih dan sanitasi buruk sangat rentan terinfeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menular Pada dasarnya kondisi kondisi tubuh bayi dan anak dibawa 2 tahun belum lah sempurna, oleh karena itu resiko terjangkit penyakit Tuberculosis / flek paru sangatlah besar, daripada orang dewasa.

Penyebaran bakteri Mycobacterium Tuberculosis tersebut tak hanya di paru-paru, tapi bisa terjadi ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Oleh karena itu bayi dan anak-anak, juga dapat terjangkit TB tulang, TB hati dan limfa sampai pada TB selaput otak atau meningitis.

 

Ciri-ciri Anak/Bayi Terkena Flek Paru-Paru

Berikut adalah tanda atau ciri-ciri anak terkena flek paru :

1. Batuk yang berkepanjang
Batuk pada anak yang tak kunjung sembuh, berlangsung lebih dari 2 minggu, dari batuk kering menjadi batuk basah dan berdahak, anak tidak bersemangat.

2. Batuk basah berlendir
Pada tahap ini bayi dan anak terlihat sangat lemah, dan menandai bahwa batuk tersebut disebabkan penyakit TBC dan organ paru-paru sudah mengalami infeksi yang lebih parah, oleh karena itu perlu perawatan dan pertolongan medis yang lebih lanjut.

3. Saat bernafas selalu berbunyi dan terlihat kepayahan Harus menjadi perhatian orang tua, keadaan balita batuk terus-menerus berdahak, berbunyi dan ada bercak darah, menunjukkan kondisi sudah mengkhawatirkan dan sudah terinfeksi tuberculosis. Artinya, balita segera perlu pertolongan dan pengobatan di rumah sakit.

4. Pada bagian perut sering terasa sakit, terutama saat batuk Batuk yang menyakitkan dan terus berlanjut dapat menyebabkan sakit perut pada bayi dan anak-anak yang ditandai dengan bagian perut yang lebih keras dan sakit jika ada penekanan

5. Bayi dan anak sering mengeluarkan keringat dingin
Keringat dingin atau demam pada balita adalah salah satu kondisi yang dialaminya pada malam hari akibat infeksi tuberculosis.

6. Radang Bronkiolitis
Ketika infeksi tuberculosis dan batuk tidak diobati, balita mengalami radang pada bronkiolitis dan kondisi tersebut membuat sistem imunitasnya melemah. Orang tua harus mengambil langkah mebawa balita ke rumah sakit.

7. Sering merasa sesak di dada
Bila anak tidak dibawa ke dokter, infeksi tuberculosis akan semakin parah sebabkan balita sesak nafas dan daya tampung oksigen ke paru minimal.

8. Mengalami Demam Tinggi
Anak akan mengalami demam tinggi, bila infeksi bakteri, radang bronkiolitis tidak tertanggani dengan baik dan dibiarkan.

9. Berat badan anak turun dengan cepat
Berat badan anak akan sangat berkurang akibat infeksi bakteri yang dialaminya, keinginan makan berkurang dan kekebalan tubuh melemah.

10. Sering sekali lemas/lelah dan wajah tidak berseri/pucat
Hal ini terjadi karena tubuh bayi dan anak tidak mampu menyerap oksigen yang cukup untuk paru-paru sehingga bayi dan anak-anak tidak ceria, lemas dan lelah.

{Madu Antariksa Sebagai Suplemen Pendamping Obat Flek Paru-Paru / TB /TBC}
Madu pendamping makanan herbal, bantu pengobatan infeksi bakteri tuberculosis secara menyeluruh dan meyakinkan. Madu sebagai makanan tambahan herbal dianjurkan untuk pengobatan infeksi sistem pernafasan dan bakteri di paru-paru. Madu bermanfaat untuk menambah selera makan dan berat badan anak sehingga anak ceria dan bersemangat

Tambahan lagi, kandungan nectar dan glukosa pada madu bermanfaat untuk menambah kehilangan cairan tubuh akibat infeksi yang diderita dan menjaga sistem pernafasan anak Aneka ragam merek madu yang dijual, tidak semua baik untuk anak yang menderita infeksi tuberculosis, batuk yang menyakitkan dan sesak nafas.

Madu Antariksa dinilai salah satu jenis yang ampuh mengatasi infeksi TBC / flek paru-paru anak dan madu efektif penambah imunitas anak Madu Antariksa, madu murni dengan kandungan yang sempurna untuk mengobati flek paru-paru untuk anak usia 1 tahun ke atas

Selain madu murninya, madu antariksa juga mengandung :

Madu Antariksa memiliki kandungan ikan gabus kaya Albumin dan protein yang berfedah untuk proses penyembuhan berbagai penyakit, terutama penyakit Flek Paru / Tuberculosis pada anak usia dini. Albumin mampu meningkatkan sistem kekebalan pada anak, menjadikan anak sehat, kuat, bersemangat, lincah dan pintar

Memiliki Kandungan Temulawak, Madu Antariksa berkhasiat meningkatkan nafsu makan. Hal ini penting karena meningkatnya nafsu makan pada balita dan anak akan menambahkan nutrisi penting dan gizi, kemudian menimbulkan penyembuhan cepat dari berbagai penyakit khususnya Flek Paru-Paru (Anak sehat dan ceria, ibu pun senang).

Kandungan Gamat yang dimiliki Madu Antariksa menutrisi dan menyegerakan proses regenerasi sel. Gamat, kolagen dan protein yang tinggi, memiliki efek memperbaiki organ pernafasan, paru-paru yang rusak, mempercepat penyembuhan dari infeksi yang ditimbulkan bakteri TBC, sistem kekebalan tubuh anak-anak meningkat, batuk, demam dan radang bronkiolis lekas sembuh.

Pemesanan Obat Flek Paru / TBC Anak Madu Antariksa

Madu Antariksa sebagai suplemen obat Flek Paru anak menjadi harapan baru bagi orang tua yang menginginkan kesembuhan anak tercinta. Selain bermanfaat dan ampuh atasi penyakit flek paru anak, madu antariksa juga memberikan manfaat lebih bagi daya tahan tubuh anak dan kecerdasannya. Dan yang paling utama, madu ini aman bagi anak, tidak menimbulkan efek samping. Segera hubungi kami untuk pemesanan madu anak antariksa.