Vitamin Untuk Anak Gifted 5 Tahun Telat Bicara

Anak Telat Bicara

Anak terlambat bicara (speech delay) ternyata saat ini sering terjadi. Kondisi anak pada umur 2 Tahun atau lebih belum bisa berbicara dengan lancar, atau hanya bisa mengucapkan potongan kata saja, maka bisa anak tersebut bisa dibilang mengalami gangguan telat bicara.

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan anak terlambat, diantaranya :

1. Adanya permasalahan pada fungsi verbal otak. Pada otak terdapat fungsi yang berhubungan dengan kemampuan berbicara/verbal. Ini jika mengalami gangguan tentu saja akan mengganggu kemampuan verbal.

2. Pada saraf pusat terdapat fungsi yang berkaitan dengan kemampuan verbal. Jika ini mengalami gangguan atau belum terbentuk sempurna, maka bisa juga menyebabkan terjadinya keterlambatan bicara pada anak.

3. Untuk sebagian kasus. Anak sebenarnya tidak mengalami gangguan pada organ verbalnya. Namun karena anak besar dilingkungan yang membuat indera verbalnya tidak dirangsang untuk bekerja maka bisa juga menyebabkan anak terlambat bicara. Lingkungan tersebut biasanya sebagian besar dari rumah dan anggota keluarga. Anak yang jarang berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain bahkan orang tua, bisa mempengaruhi kemampuan verbalnya.

Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Sebagai orang tua perlu secepatnya mengambil langkah-langkah jika mengetahui anaknya mengalami telat bicara. Misal untuk masalah lingkungan, perlu dilakukan perbaikan oleh orang tuanya.

Anak yang dulunya dibatasi bermain dengan teman sebayanya, baiknya diberikan kebebasan untuk berinteraksi. Orang tua yang dulu kurang berinteraksi, sebaiknya aktifkan diri dengan anak. Lebih sering mengajak anak bermain dan berbicara, mengenalkan kosa kata baru dengan mengajarkan nama-nama apa saja disekitarnya. Ajak anak bernyanyi dan membacakan cerita atau dongeng. Untuk kasus gangguan telat bicara disebabkan oleh gangguan organ tubuh, maka perlu penanganan lebih lanjut. Apalagi jika anak menunjukkan gejala hiperaktif atau gangguan autis.

Madu Antariksa Sebagai Pengobatan Alternatif untuk Anak Terlambat Bicara

Pemberian nutrisi yang tepat untuk beberapa kasus sangat membantu perkembangan otak anak. Sel-sel pada saraf yang rusak atau tidak berkembang dengan baik dapat diterapi dengan asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan sel.

Faktor nutrisi ini menjadi komponen pelengkap dalam mengatasi gangguan anak terlambat bicara, selain perbaikan faktor lingkungan dan proses penyembuhan secara medis dan terapis. Madu Antariksa sebagai multivitamin lengkap bisa meningkatkan asupan gizi dan nutrisi anak-anak telat bicara. Membantu memperbaiki dan mengoptimalkan pertumbuhan sel saraf dan sel organ tubuh lainnya.

Madu dari dulu telah dipercaya dan terbukti memiliki kandungan yang lengkap. Pemberian madu saja tentulah tidak cukup. Agar lebih optimal perlu dipadukan dengan bahan lain yang telah terbukti khasiatnya yaitu gamat dan albumin.

Teripang atau gamas emas, adalah hewan laut yang memiliki kemampuan regenerasi sel terbaik. Gamat mampu memperbaiki sel saraf yang rusak dan kandungan omega 3 nya memberikan nutrisi bagi otak. Agar fungsi penyerapan nutrisi yang diberikan berjalan tepat dan sempurna maka Albumin dari ekstrak ikan gabus ini yang menjamin proses tersebut berjalan baik dan lancar.

Agar nafsu makan anak yang sedang dalam proses terapi penyembuhan terus stabil maka fungsi temulawak untuk terus menjaga kestabilan nafsu makan anak. Proses pemberian nutrisi pada anak terlambat bicara dijaga agar upaya medis dan terapis dapat berlangsung optimal.

Madu Antariksa Suplemen Anak Telat Bicara

Dengan kandungan yang terdapat pada madu antariksa maka pemberian madu antariksa sebagai suplemen anak terlambat bicara adalah hal yang tepat. Pemberian madu antariksa sebagai nutrisi anak terlambat bicara tidak bisa dipisahkan dalam proses penyembuhannya.

Keberhasilan penyembuhan sebaiknya jangan mengabaikan faktor nutrisi ini. Karenanya komitmen madu antariksa untuk membantu anak yang berkebutuhan khusus termasuk anak yang telat bicara melalui pemberian suplemen atau nutrisi yang terbaik.

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save