Mainan Untuk Anak Kembar Usia 7 Tahun Telat Berbicara

Anak Telat Bicara

Masalah Anak Telat bicara (speech delay) tentu saja menjadi kekhawatiran banyak orang tua. Gangguan terlambat bicara ini mulai terlihat ketika anak memasuki usia 2 tahun. Pada usia tersebut anak belum bisa berbicara dengan lancar bahkan hanya bisa mengucapkan penggalan kata-kata saja.

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan anak telat, diantaranya :

1. Adanya permasalahan pada fungsi verbal otak. Pada otak terdapat fungsi yang berhubungan dengan kemampuan berbicara/verbal. Ini jika mengalami gangguan tentu saja akan mengganggu kemampuan verbal.

2. Keterlambatan Maturasi. Istilah ini sering juga disebut belum matangnya fungsi syaraf pusat yang berkaitan dengan kemampuan bicara. Hal ini biasanya ada riwayat turunan keluarga.
3. Akibat lingkungan. Lingkungan sekitar yang miskin akan komunikasi verbal, status ekonomi sosial, tehnik pengajaran salah, sikap orangtua, dan lain-lain bisa menyebabkan gangguan perkembangan bahasa.

Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Lalu bagaimana cara mengatasi anak telat bicara ? Yang perlu menjadi perhatian adalah kenali penyebabnya dan dilakukan tindakan yang tepat. Misal untuk masalah lingkungan, perlu dilakukan perbaikan oleh orang tuanya.

Perubahan akan faktor lingkungan ini sangat bergantung kepada orang tua. Orang tua harus bisa meluangkan waktu untuk lebih banyak berinteraksi dengan anak, misal dengan lebih sering bermain bersama sambil berbicara menceritakan apa saja, misa dengan mengenalkan nama-nama benda disekelilingnya, mengajak anak bernyanyi dan bercerita/mendongeng. Jangan lupa anak harus lebih di intensifkan untuk bermain dengan teman-temannya, batasi bahkan hindari anak bermain dengan gadget dan menonton tv. Apabila gangguan keterlambatan bicara terjadi bukan karena faktor lingkungan, ada muncul gejala kelainan saraf, gangguan pendengaran bahkan mengalami gangguan Autis, hiperaktig, maka perlu dilakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter untuk dilakukan tindak medis atau terapis.

Madu Antariksa Sebagai Pengobatan Alternatif untuk Anak Terlambat Bicara

anak telat bicara yang disebabkan oleh gangguan sel syaraf, untuk beberapa kasus dapat disembuhkan dengan pemberian nutrisi yang tepat pada anak. Nutrisi yang diberikan dapat membantu memperbaik sel saraf dan meningkatkankan kemampuan otak.

Faktor nutrisi ini menjadi komponen pelengkap dalam mengatasi gangguan anak telat bicara, selain perbaikan faktor lingkungan dan proses penyembuhan secara medis dan terapis. Madu Antariksa telah dipercaya dan terbukti efektif sebagai nutrisi terbaik yang membantu penyembuahan anak terlambat bicara, epilepsi, hiperaktif dan Autis.

Madu mengandung zat yang dipercaya membantu perkembangan fungsi otak. Madu perlu dipadukan dengan kandungan lain yang telah terbukti baik utk sel yaitu gamat dan albumin.

Fungsi utama gamat adalah meregenerasi sel dimana gamat mempunyai kemampuan regenerasi sel terbaik daripada berbagai bahan yang ada. Gamat juga mengandung omega 3 yang baik untuk perkembangan otak. Agar fungsi penyerapan nutrisi yang diberikan berjalan tepat dan sempurna maka Albumin dari ekstrak ikan gabus ini yang menjamin proses tersebut berjalan baik dan lancar.

Kandungan istimewa lain yang terdapat pada madu antariksa adalah temulawak atau curcuma. Temulawak berfungsi memperbaiki pencernaan sekaligus menstabilkan nafsu makan. Hal ini diperlukan agar proses penyerapan nutrisi berlangsung terus menerus dan lancar.

Madu Antariksa Suplemen Anak Terlambat Bicara

Melihat kandungan istimewa dari madu antariksa, maka suplemen ini tepat diberikan untuk terapi anak telat bicara, autis atau bahkan anak epilepsi. Untuk anak yang terlambat bicara, pemberian suplemen madu antariksa sebagai nutrisi tubuh tidak bisa dipisahkan dari proses medis dan terapis.

Faktor nutrisi juga menjadi proses terapis organ atau sel tubuh. Jika anak tidak mendapatkan nutrisi yang baik dan seimbang, maka proses terapis akan tidak optimal bahkan bisa gagal. Madu Antariksa turut berkomitmen memberikan nutrisi yang tepat untuk anak telat bicara termasuk anak berkebutuhan khusus lainnya.

Save

Save

Save

Save

Save

Save