Anak Aktif 4 Tahun Terlambat Berbicara

Anak Terlambat Bicara

Data menunjukkan, dewasa ini kasus anak telat bicara (speech delay) meningkat tajam. Anak yang mengalami keterlambatan bicara biasanya terlihat ketika telah berusia 2 tahun. Anak pada usia 2 tahun masih belum bisa mengucapkan kalimat, hanya potongan kata saja yang itupun kadang tidak jelas.

Berikut beberapa penyebab anak telat bicara :

1. Pada otak terdapat fungsi yang berkaitan dengan kemampuan bicara atau verbal manusia. Jika ini mengalami gangguan, maka akan mengganggu kemampuan bicara.

2. Terdapat permasalahan pada syaraf pusat yang mengatur fungsi bicara. Pada anak biasanya akibat “terlambat matang” dari fungsi syaraf pusat yang mengatur kemampuan bicara. Ini biasanya juga terjadi pada anggota keluarga sebelumnya.

3. Anak zaman sekarang terlahir dengan kondisi lingkungan yang sangat ekslusif. Adanya televisi dan gadget lainnya seperti smartphone yang tak lepas dari genggaman anak selama 24 jam, dan tanpa didampingi orang tua tentu akan membuat kemampuan bicara anak terganggu, apalagi siaran dengan 2 bahasa yang berbeda, bisa membuat anak bingung dan mengganggu perkembangannya.

Mengatasi Anak Telat Bicara

Lalu bagaimana cara mengatasi anak telat bicara ? Yang perlu menjadi perhatian adalah kenali penyebabnya dan dilakukan tindakan yang tepat. Ambil contoh, jika lingkungan adalah penyebabnya, maka orang tua perlu memperbaiki kondisi tersebut.

Orang tua perlu memberikan latihan, ajak anak berbicara, ajarkan nama-nama benda disekelilingnya, ajak anak bermain bersama, intensifkan komunikasi yang sebelumnya mungkin kurang, batasi atau mungkin sementara waktu hindari anak menonton tv atau bermain gadget. Membiarkan anak bermain dengan teman-temannya. Gangguan anak telat bicara akibat faktor internalnya seperti gangguan fungsi motorik dan pendengaran, gangguan syaraf dan otak, maka perlu penanganan dokter atau terapis.

Madu Antariksa Sebagai Pengobatan Alternatif untuk Anak Terlambat Bicara

Gangguan anak telat bicara untuk beberapa kasus dapat terbantu penyembuhannya dengan pemberian nutrisi yang tepat. Sel-sel pada saraf yang rusak atau tidak berkembang dengan baik dapat diterapi dengan asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan sel.

Agar lebih mengoptimalkan dan mengakselerasi proses penyembuhan anak terlambat bicara maka faktor nutrisi menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Madu Anak Antariksa merupakan nutrisi otak terbaik yang terbukti efektif membantu perkembangan sel otak dan syaraf bagi anak yang mengalami gangguan keterlambatan bicara, bisa juga untuk anak yang mengalami Autis, Hiperkatif/ADHD dan bahkan epilepsi.

Kandungan dan khasiat madu telah terbukti memberikan manfaat yang luarbiasa bagi tubuh. Madu perlu dipadukan dengan kandungan lain yang telah terbukti baik utk sel yaitu gamat dan albumin.

Gamat mengandung omega 3 yang membantu meningkatkan fungsi otak, termasuk fungsi gamat adalah meregenerasi sel atau memperbaiki sel-sel syaraf yang rusak. Agar fungsi penyerapan nutrisi yang diberikan berjalan tepat dan sempurna maka Albumin dari ekstrak ikan gabus ini yang menjamin proses tersebut berjalan baik dan lancar.

Pada kandungan madu antariksa juga terdapat curcuma atau temulawak yang membantu memperbaiki fungsi pencernaan sekaligus mengotimalkan proses penyerapan nutrisi. Temulawak juga menjaga agar nafsu makan anak stabil sehingga pola makan anak terjaga. Bagi anak yang dalam proses penyembuahan gangguan telat bicara maka keseluruhan proses pemberian dan penyerapan nutrisinya harus berlangsung sempurna.

Madu Antariksa Suplemen Anak Telat Bicara

Melihat kandungan istimewa dari madu antariksa, maka suplemen ini tepat diberikan untuk terapi anak terlambat bicara, autis atau bahkan anak epilepsi. Untuk anak yang terlambat bicara, pemberian suplemen madu antariksa sebagai nutrisi tubuh tidak bisa dipisahkan dari proses medis dan terapis.

Keberhasilan proses penyembuhan anak terlambat bicara bisa jadi ditentukan juga oleh asupan nutrisi yang diterima tubuh. Madu Antariksa turut berkomitmen memberikan nutrisi yang tepat untuk anak terlambat bicara termasuk anak berkebutuhan khusus lainnya.

Save

Save

Save

Save

Save